Tuesday, November 18, 2008

It won’t be so interesting if we don’t win

First of all, maap kalo judulnya kepanjangan, abis I couldn’t find better words to describe. Hehe :b

Jadi ceritanya kata kata ini dimulai hari Senin lalu waktu aku lagi ngajar a bunch of kids in my kids class. Waktu itu cuma ada tiga anak cewek plus tiga anak cowok. Untuk pemanasan, aku ngajakin mereka main kartu, dimana intinya adalah ngumpulin kartu sebanyak banyaknya yang diambil dari tumpukan kartu temen.

There was this small girl, energetic, smart, and independent. Waktu itu kita maen tiga babak (ludruk kali ye.. :D). Di putaran pertama anak cewek ini ngumpulin lumayan banyak kartu, tapi di putaran ke dua dia ga berhasil ngumpulin satu kartu pun. Setelah putaran ke dua berakhir, mulai males malesanlah dia. Bahkan waktu temen temennya minta maen satu putaran lagi, dia malah bilang, “Miss, I don’t wanna play, I just wanna sit on my chair.” Jelas banget kalo dia ga mau maen karena she didn’t want to lose again (mengingat di putaran pertama dia begitu bersemangat karena dia menang).

Trus ada satu anak cowok, he’s a bit lazy and naughty, and not as fast as the other students, or infact, he’s probably the slowest of them all. Putaran pertama dia masi bisa ngikutin. Tapi di putaran ke dua dia mulai loyo. Pertama, mungkin karena dia kurang bisa ngapalin kata kata dalam bahasa Inggris yang kita pake. Dan ke dua, I felt like he didn’t even try to read (I wrote all the English words and vocab on the board) and memorize them. It just seemed that he was not really in the game. Putaran ke tiga dia semakin loyo. Sampe sampe sepertinya dia pasrah kartu kartunya diambil gitu aja ama temen temennya. Bahkan dia sempat beberapa kali bersenandung, “I’m loser, I’m loser.”

So how should I deal with that? Si anak cewek pertama, waktu dia mau quit, aku bilang, “It’s OK, just join the game,” sambil sedikit memaksa. Dan akhirnya dia ikutan main juga. Dan ga taunya, di babak ke tiga dia ngumpulin lumayan banyak kartu lagi. Imagine kalo aku biarin dia ga ikut, dia ga mungkin tau kalo dia bisa menang kan?

Dan si anak cowok? Well, maybe it’s because he’s a bit stubborn and naughty as well. Berkali kali waktu dia males malesan dan bilang, “I’m loser,” to himself, I said to him, “How would you know if you’re gonna win or not if you’re not gonna even try? You should try first, and then you’ll know.” But useless, si anak tetep keukeuh kalo he deserved to lose (and called himself ‘a loser’ – in that age, o gosh!).

And it’s not that I’m trying to be wise here (trust me, I’m like the most unwise and uncool person ever, LOL!). It’s just that I did what I did because my profession asked me to do so. Adalah mencengangkan juga (walopun sepele) gimana anak anak ini uda bisa ngerti masalah menang - kalah. They lost all their interests in that game after finding the fact that they had lost.

Dan ada berapa banyak dari kita yang (memutuskan) nyerah ngelakuin sesuatu karena kita ngerasa ga bakal ada kesempatan buat menang (di samping kalah di permainan sebelumnya)? Lots, I guess! Kalo nurut aku, it’s better ngeliat sesuatu yang kita kerjain berdasar harapan kita tentang apa yang pengen kita capai, bukan sebaliknya. Bahasa kerennya, see the glass as half full. Kekeke.

Btw, dari ngomongin anak anak di kelas koq sampe ke situ ya? Hmm.. Anyway, di akhir kelas, kita ngadain satu permainan lagi. In the previous game, I separated the girls into one team, and the boys also into one team. Dan ternyata dengan cara ini kelompok anak laki laki banyak kalahnya. Untuk menyiasatinya, akhirnya aku pisah mereka ke dalam tiga kelompok yang masing masing isinya satu orang cowok dan cewek. Dan hasilnya: mereka lebih senang dan gembira, karena mereka lebih bisa saling menyusul dan kemampuan mereka yang rata rata sama. Tapi yang pasti, sau hal yang aku yakin jadi alasan mereka semangat lagi: mereka tau, mereka semua punya kesempatan yang sama untuk MENANG.

Duh, hari ini tiba tiba saya merasa jadi orang paling positif sedunia. Hahaha - LOL.

2 footprints:

Cozy's Corner said...

hmm...intinyaa kita ga tau bisa apa ga menyelesaikan sesuatu kalo kita ga mencoba??

gitu ya bu??positif thinking nih..^_~

nenoneno said...

Yep, kurang lebih gitu de.. Positive thinking? I'm just trying to do so. Hehe :b